Sadar

Ketika membaca dan menulis adalah sama,
karena membaca juga menuliskan persepsi ke dalam batin,
karena menulis adalah mengekspresikan yang terbaca.

Gambar oleh Ashley Batz dari Unsplash

Ketika berbicara dan mendengar adalah sama,
karena berbicara adalah mewacanakan yang terdengar di hati,
karena mendengar adalah membicarakan resonansi yang hadir.

Ketika benar dan salah adalah sama,
karena benar adalah kesalahan yang tak terbaca,
karena salah adalah kebenaran yang tak terungkap.

Ketika pengkotak-kotakan itu berakhir,
ketika dikotomi itu tidak relevan lagi,
ketika saya juga kamu,
ketika kami juga mereka,
ketika multi-isme dan dualisme itu pudar,
sirna,
hilang.

Itulah Sadar.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s