Passion, purpose, Ikigai saya apa?
Mana yang lebih bahagia/sukses/maju?
Mengapa emosi/pikiran ini kerap muncul?
Akhirnya/awalnya ini semua untuk apa?

merupakan pertanyaan  pribadi & profesi yang kerap hadir dengan segala variasinya. Sebagian melupakannya, sebagian bereaksi sambil lalu (untuk kemudian berhadapan dengan kegamangan yang berulang), dan sebagian menjawabnya hanya melalui perspektif pikiran. 

Kami mengajak untuk menyadarinya, sebelum memberikan tanggapan, melalui Berkesadaran.

Lebih lengkap di Hipotesa Kami


Berkesadaran membuka pintu kepekaan, keterjalinan, dan kearifan. Inilah mengalami, sehingga bertanya bukan untuk sekadar menjawab, tapi menyadari, menjalani, dan melepaskannya. Berkesadaran dikenal di dunia Barat dengan istilah Mindfulness, Awareness, Consciousness. Di dunia Timur, kata-kata yang selaras lebih banyak lagi. Namun, setiap kata terbatas dan penuh bias. Bukan istilahnya, tapi latihan dan keberserahannya yang diperlukan, di setiap peran, saat, dan tempatnya.

Topik-topik terkait tumbuh kembang diri, misalnya passion, purpose, dan leadership, yang bisa jadi terselimuti oleh bunga-bunga, menjadi lebih jernih tersadari, diterima, dikelola, dan dilepaskan. Tak terbatas di ranah individual, latihan dan keberserahan Berkesadaran akan memandu pola keorganisasian kita. Sejatinya, hidup tak terdikotomi oleh pribadi dan profesi. Semuanya adalah peran.

Lebih lanjut tentang Program Kami

Unduh Discussion Paper kami di sini

Berlatih Bersama

‘Kurikulum’ yang ada dibuat berdasarkan pengalaman Perjalanan Kembali kami, yang setelah ditelaah lebih dalam, banyak mendapat konfirmasi dari dan/atau selaras dengan berbagai sumber, lintas budaya, lintas agama, dan lintas bidang keilmuan.

Bincang Baik

Sebuah sesi bincang dan berlatih bersama Teman Kembali dari Senantiasa Berada. Sesi ini bersifat khusus, di mana waktu, bahasan dan latihan yang dilakukan, dapat disesuaikan dengan kebutuhan.


Inilah cerita-cerita mereka yang berlatih dan berserah untuk mengalami kondisi Sadar. Mereka berlatih dan berserah dalam Berkesadaran, serta menjalani paradoks: tangguh berupaya dan sekaligus teduh berserah menyelesaikan kerumitan, maupun mengelola – tanpa perlu menyelesaikan – kompleksitas. 

Tentunya setiap konteks, peran, dan saat, membawa cerita yang berbeda. Sadar atau tidak, kita adalah cerita kita. Apa ceritamu?

Cerita lebih lengkap di Testimonial


Kamipun mengarungi Perjalanan Berkesadaran dengan semua tawa dan tangisnya, tanpa menjadi jumawa maupun manja. Apa yang kami alami, kami ekspresikan dalam bentuk Spasi untuk berdiskusi, berlatih dan berserah bagi mereka yang terpanggil untuk kembali, bukan menuju. 

Kamipun ‘Kembali’.

Lebih jauh Tentang kami